Selebnews.id, Tanah Bumbu – Warga Desa Manunggal, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan geger, Selasa (2/4/2024) subuh pukul 03.30 Wita. Ribut-ribut dengan suara teriakan adanya maling.

Kejadian tersebut sebelumnya diketahui oleh pemilik toko Yanti yang ada di depan pasar Desa Manunggal, Kecamatan Karang Bintang yang mencurigai CCTV toko mati total.

Atas kecurigaan tersebut, Suhendro pemilik toko bergegas keluar rumah yang berjarak sekitar 50 meter dari toko tersebut untuk memeriksa tokonya.

Dan benar saja pada saat sampai di tokonya mendapati pada bagian atap sudah terbuka. Lantas ia bergegas ke mushola untuk menyiarkan melalui pengeras suara jika ada pencurian.

Warga pun bergegas keluar rumah untuk mencari, dan sebagian ada yang melapor ke polsek terdekat untuk meminta back up pencarian di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Warga bersama Anggota Polsek Karang Bintang melakukan penyisiran. Berselang 20 menit akhirnya terduga pelaku pencurian tersebut ditemukan sedang bersembunyi di semak.

Pelaku ditemukan bersama barang bukti berupa tas hitam berisikan berbagai macam rokok dalam jumlah lumayan banyak, beserta uang tunai dari hasil pencurian.

Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Arief Prasetya, S.I.K melalui Kapolsek Karang Bintang Iptu Adi Warsito, Selasa (2/4/2024), membenarkan atas kejadian tersebut.

“Iya, benar mas di duga pelaku pencurian yang selama ini meresahkan masyarakat Desa Manunggal Khususnya Wilayah Hukum Polsek Karang Bintang, Pada dini hari tadi berhasil di amankan oleh anggota polsek yang sedang piket bersama warga,” katanya.

Kini, tuturnya, pelaku sudah diamankan dibalik jeruji besi Mako Polsek Karang Bintang guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Untuk total barang bukti dan kronologisnya nanti akan kita kabari selanjutnya, karena saat ini didiga pelaku masih dalam tahap pemeriksaan,” tutupnya.

Perlu diketahui semenjak beberapa bulan ini warga Desa Manunggal dibuat resah atas seringnya terjadi pencurian dengan modus yang sama, sudah ada 4 kejadian sebelumnya yaitu terjadi pada toko Yanti, Yanti mart, Alfamart, dan Indomaret. [alhakim]